Showing posts with label RCI. Show all posts
Showing posts with label RCI. Show all posts

Menangkis Hujan Tanpa Menggunakan Wipper


JAKARTA - Salah satu faktor keamanan dalam mengemudi yaitu jelasnya pandangan (clear visibility) ke luar kendaraan. Apalagi jika hujan tiba, lantaran air di permukaan kaca tak sepenuhnya hilang meski sudah disapu wiper. Sebenarnya mudah mengatasinya, pakai saja produk penangkis air hujan (rain repellent) yang jenis dan cara pakaianya beragam.

JERNIH
Banyak toko yang menawarkan produk perawatan mobil, menjual bermacam merek treatment untuk permukaan kaca yang ampuh menangkis air hujan. Air hujan meluncur tanpa bekas seperti air mengalir di daun talas.

"Pakai produk water repellent atau rain repellent memang ampuh. Bahkan saat hujan, tidak pakai wiper pun pandangan tetap jelas," ucap Susanto, pemilik toko oli dan produk perawatan mobil Jayapura Motor di ITC Fatmawati, Jaksel. Pemakaiannya tergantung kebutuhan, tetapi biasanya sekali pakai tahan untuk sebulan.

Masing-masing produk punya kemasan dan cara pakai berbeda. Tujuannya sama, mencegah air menempel di permukaan kaca sehingga meningkatkan pandangan dan membuat nyaman saat mengemudi.

Contoh Rain-X Original Glass Treatment. Tinggal semprot dan dilap pakai kaing kering bersih, maka saat hujan turun, butiran air akan pergi dari permukaan kaca. Dikemas dalam botol plastik kuning isi 680 ml.

Begitupun 2-in-1 Glass Cleaner with Rain Repellent, selain kemasan botol plastik, juga tersedia dalam botol kaleng. Sementara Rain-X Swipe & Wipe model gosok dan disediakan bonus kain lap lembut. Kaca bakal lebih jernih.

"Saya menyarankan pakai glass cleaner yang memiliki kandungan yang membuat kaca jadi licin, butir air langsung jatuh. Mereknya bermacam-macam," urai Heri Firmansyah, manajer produksi salon mobil Glanz di Jln. Panjang No.7, Kedoya, Jakbar.

Merek lain ada keluaran Glass Science. Misal New Rain Clear, setelah kaca dibersihkan dari minyak dan debu, semprotkan ke kaca lalu usap pakai bahan lembut ke seluruh permukaan sampai kaca terlihat jernih. Untuk varian Gel Formula, tekan hingga gel keluar dan taruh di kain atau busa lembut lalu digosok.
Untuk Glaco asal Jepang model roll on, gosok ke kaca secara merata dan diamkan 5-10 menit lalu diusap pakai lap. Begitupun Rain-Z Dura buatan Perma Glass, Amerika yang dibasahkan pada kain dan disuap dengan gerakan melingkar, tunggu kering 1-2 menit.

G Glass Hydrophobic Rain Repellent buatan Amerika yang mengandung 100% bahan alam yang ramah lingkungan. Atau produk keluaran Stoner, Invisible Glass pembersih kaca depan yang mengandung rain repellent dalam kemasan botol plastik.

"Penggunaannya lebih baik sebelum hujan. Meski begitu, jika baru pakai setelah kena hujan, juga tidak apa-apa asal kaca dibersihkan terlebih dulu dan tunggu kering," ungkap Daniel Saputra, juragan Show Car Garage di Jln. Meruya Ilir No.19i, Jakbar.

Nah, yang mau pakai saat sedang kena hujan juga ada produknya, No Touch Rain Shield. Tinggal semprot ke kaca dan jalankan wiper beberapa kali. Tanpa ditunggu, Anda langsung dapat merasakan kaca yang bening.

Penggunaan rain repellent juga bisa dipakai pada kaca spion luar dan kaca samping. Kini saat hujan pun kaca bebas dari sisa air, pandangan tak terganggu, respons mengemudi meningkat dan berkendara pun jadi lebih nyaman.   (mobil.otomotifnet.com)

Agar Kabin Mobil Tetap Wangi

Jakarta - Kenyamanan berkendara salah satunya didukung oleh aroma kabin yang mampu memberikan atmosfer bersahabat. Dalam artian aroma kabin wajib menyuguhkan bau yang segar dan tetap dapat meningkatkan daya konsentrasi dalam mengemudi. Peranti pewangi kabin jamak diandalkan setiap pemilik mobil untuk memberikan hawa yang resik. Tentunya setiap individu punya pilihan favorit pewangi kabin mobil sesuai selera masing-masing. Di pasaran aksesori, tersedia ragam bentuk dan pilihan aroma. Mulai bentuk cair dalam wadah botol kecil hingga tempat khusus, bentuk batangan maupun gel padat dalam kaleng dan aneka bentuk yang merepresentasikan wanginya. Bagi wanita biasanya dalam memilih pewangi kabin ada beberapa kriteria. "Wanginya harus bisa menyebar ke seluruh kabin," ucap Deska, sapaan akrabnya. Kriteria berikutnya yakni kadar wangi yang tidak terlalu menusuk hidung dan tidak membuat mual. Tujuannya agar tetap segar selepas keluar dari kabin. Pengalamannya memakai pewangi kabin yang punya aroma strong, jika bercampur hawa di kabin yang panas justru akan membuat aroma tidak sedap. Apalagi setelah kondisi mobil dibiarkan di ruang terbuka dengan cuaca terik pada jangka waktu yang cukup lama. Bentuk cair masih menjadi favorit sebagian kalangan. Paket penghilang bau tak sedap khusus kabin mobil mulai banyak ditawarkan sejumlah merek. Produk car odor remover kerap diandalkan untuk menghilangkan bau apek sebelum memakai pewangi kabin. "Kalau soal aroma sih selera ya, tapi aku lebih suka pewangi kemasan kaleng, karena awet dan tidak merepotkan penempatannya," tutur mantan sopir pribadi ini. Soal pemilihan pewangi kabin, Rainer Bawono dari gerai perawatan mobil 3Steps buka pendapat. "Yang bagus sih kalo pewanginya habis, enggak meninggalkan bekas bau apek," ujarnya menyebut salah satu kriteria ideal. Dari ragam pilihan yang ada di pasaran, pria yang buka gerai di Ruko Summarecon Serpong, Banten ini menyebut bentuk cair dan gel lebih tahan lama. "Tergantung selera," tukasnya. Kembali ke fungsi pewangi ini menurutnya hanya untuk menambah aroma wangi saja, bukan untuk menghilangkan bau yang sudah ada sebelumnya. Kemasan kaleng lebih praktis dan dipercaya lebih tahan lama . Bentuk pohon atau buah dengan model digantung diakui sejumlah pemakainya punya daya tahan yang minim . "Rata-rata hanya menutupi bau yang sudah ada, kecuali pengharum yang punya sifat odor remover," jelas pria yang gemar fotografi ini. Untuk lamanya pemakaian, Rainer menyebut klaim yang ditawarkan masing-masing merek berbeda. "Biasanya sih satu sampai dua bulan," jelas Deska. Nah, agar kabin tetap terasa sedap aromanya, parjo kerap menggunakan jasa gerai perawatan mobil untuk menanganinya dalam jangka waktu sebulan sekali. "Minimal di-vakum kabinnya," senyum pria yang mengandalkan bmw 320i langsiran 2006 ini. Kemudian untuk menjaga keresikan dan kebersihan kabin, parjo menerapkan kebiasaan tidak makan dan minum selama berada di kabin.

Tips Menyalakan AC Mobil Dengan Benar

KABIN Mobil Sejuk Tentu dambaan setiap orang yang berada didalam mobil, apalagi kondisi cuaca yang tak menentu akhir-akhir ini. Kalau cuacanya terik, ruang kabin terasa panas. Terutama setelah kendaraan diparkir ,baik digedung apalagi dilapangan parkir. Begitu masuk ke mobil kita langsung disambut hawa pengap (sumuk). pada kondisi seperti itu, kebanyakan pengguna kendaraan langsung menekan tombol AC. Ada juga yang menyalakan blower dulu atau buka pintu/kaca jendela sejenak untuk mengusir udara pengap. Lalu bagaimana ritual yang baik? “Dari kondisi mobil off ke hidup, tunggu sekitar 5-10 menit, baru nyalakan AC. Ini bukan aturan baku, tetapi sebaiknya begitu. Kaca boleh dibuka sebentar supaya udara segar masuk, “ jelas A.Rohim, juragan sejuk AC di Jln. Pos Pengumben No.38 Jakarta-Barat Sayangnya kebanyakan tidak semua orang mau menunggu, inginnya segera meniggalkan lahan parker. “Alangkah baiknya hidupkan blower lalu AC, jangan langsung tekan tombol AC,” saran pria yang 9 tahun berbinis AC mobil. Namun jika dalam kondisi jalan, misalnya di Tol atau kecepatan tinggi diatas 100 km/jam, jangan langsung hidupkan AC meski setelah 5-10 menit “Biasanya kan ada juga orang yang merasa kabin sudah dingin , AC-nya sempat dimatikan dulu,” ujar Rohim ada juga ritual lain, begitu masuk kabin langsung putar atau tekan tombol penyejuk ruangan pada posisi level paling tinggi, agar ruangan cepat dinggin . Menurut Rohim level 1,2 atau 3 tidak masalah. Level itu hanya speed blower, bukan menambah power kompresor. Disamping itu ai mengingatkan, Jangan sampai ketika pulang malam hari, saat kunci kontak dicabut AC lupa dimatikan. Begitu pagi saat hidupkan mesin AC Langsung hidup. Ini kurang bagus buat perawatan. Agar AC tambah awet, pemakaian kaca film juga harus diperhatikan, kegelapannya sekitar 60%, kalau 80% terlalu gelap “jangan 40% sebab terlalu transparan/terang, sehingga cahaya masuk lebih banyak dan untuk mendiginkan kabin lumayan

mengatasi mobil susah start

Mobil Sulit Dihidupkan, Bagaimana Mengatasinya?
Sulit di-starter atau mesin tidak mau hidup kerap menjadi masalah tersendiri bagi mobil pribadi seseorang, apalagi bila ternyata si pemiliknya sama sekali tidak mengerti bagaimana merawat mobil. Jangan sampai Anda menjadi salah satu diantara mereka yang buta teknologi, sebab mati mesin tak jarang terjadi di saat Anda sama sekali tidak mengharapkannya (misalnya menjelang rapat penting). Untuk itu, simak tips-tips berikut ini.Hal pertama yang perlu diketahui adalah sistem kelistrikan mobil, konvensional ataukah mobil modern yang sudah menggunakan CDI (dalam arti serba elektronik). Bila mobil Anda telah menggunakan sistem serba elektronik, jangan berusaha untuk membetulkannya secara manual karena sistem ini membutuhkan ahli mekanik yang handal serta peralatan yang hanya ada di bengkel-bengkel mobil.Biasanya ada dua hal yang menjadi penyebab mobil tidak bisa di-starter, pertama adalah karena aki yang sudah dalam kondisi kurang bagus sistem kelistrikannya. Kedua adalah karena supply listrik pada dinamo pada sistem pengapian konvensional. Platina mungkin sudah tidak baik. Kalo teknologi yang lebih maju, mungkin karena CDI. Kalou udah masalah CDI, perluke bengkel karena udah rumit dan sulit ditangani sendiri. Di permukaan atas dari aki ada indikator yang menunjukkan kondisi terakhir dari aki. Bisa nunjukkin kondisi aki bagus/rusak, atau air aki kosong.Kalo udah diperiksa tapi mobil masih tidak bisa dihidupkan, hal itu bisa jadi disebabkan karena platina dan kondensor. Masalah biasanya pada plat yang terdapat di platina. Kalo tonjolannya sudah kusam berarti berarti tidak bisa menangkap percikan listrik. Supaya platina bisa kembali berfungsi dengan baik, gunakan amplas untuk menghapus debu/flek yang menempel. Bila sudah selesai, pasang kembali pada posisi semula. Platina yang telah dibersihkan biasanya akan mampu memancing percikan api sehingga kembali besar, Bila tidak, berarti platina sudah tidak bisa dipakai dan harus diganti.Langkah berikutnya adalah melakukan pemeriksaan boks sekring. Perhatikan apakah sekring yang telah terpasang masih utuh atau tidak. Kalau kawat sambungannya sudah putus, berarti sekring sudah harus diganti. Untuk keadaan darurat, Anda bisa memakai kawat atau serabut kabel untuk dipasang sementara pada sekring tersebut. Hal ini tidak direkomendasikan sebagai solusi permanen, karena itu ganti secepatnya dengan membawa mobil ke bengkel.
Hal terakhir yang biasa menjadi biang keladi mesin mobil tidak bisa di-starter adalah karena suplai bahan bakar/udara yang kurang pada sistem karburator (dalam hal ini berarti saringan karburator kotor). Periksa saringannya, cabut filter-nya dan bersihkan dengan kuas atau sikat gigi. Jangan gunakan alat pemanas seperti hair-dryer dan sejenisnya, karena hal tersebut bisa merusak dinding saringan udara.Bila semuanya sudah dilakukan dan tidak ada perkembangan, tidak bisa tidak, bawalah mobil Anda ke bengkel terdekat. Jangan-jangan, kerusakan bukan hanya pada aki atau platina Anda.

Tips Mengatasi Mobil Mogok
Sebagai seorang yang mengemudikan mobil, pastinya Anda pernah merasakan salah satu kejadian paling tidak mengenakkan yang pernah dialami seorang pengemudi mobil yaitu mogok. Kejadian tersebut pastinya sangat menyebalkan, terutama bila Anda sedang diburu waktu untuk bisa segera sampai di suatu tempat.
Ditambah kenyataan bahwa Anda kurang paham mengenai seluk-beluk mesin, komplit sudah penderitaan.Untuk mengatasinya (terutama bagi Anda yang tidak mengerti mesin mobil), ada tips-tips singkat yang mungkin bisa dilaksanakan. Siapa tahu, dengan pengetahuan baru ini, kerusakan yang dialami mobil tidak parah dan masih bisa diakali supaya bisa jalan sampai ke bengkel terdekat. Lagipula, Anda tentunya tidak ingin mobil kesayangan (atau mungkin satu-satunya) ditaruh di sebuah tempat yang asing bukan? Berikut kiat-kiatnya:
1. Periksa power listrik di koil apakah tersambung atau tidak
2. Lihat distributor dan tempel ke bodi mobil, kemudian starter mobil mengecek ada power/percikan listrik atau tidak.
3. Bila tidak ada, periksa bagian platina apakah kotor/tidak.
4. Ulangi langkah kedua, kalau ada pengapian berarti mobil siap jalan.
5. Bila masih juga mogok coba cek bahan bakar. Ambil botol, masukkan selang bensin ke botol lalu starter mobil. Kalau bensin keluar, berarti bahan bakar masih berfungsi baik.
6. Bila tidak keluar, berarti pompa/saringan bensin kotor. Kalau sudah begini tidak bisa lain, telepon bengkel langganan supaya mobil Anda bisa diderek dan diperbaiki

Tips Merawat Kendaraan

TIPS MERAWAT KENDARAAN
Jadwal Pengerjaan
Eksterior Frekuensi
1.Cuci bodi Tiap minggu
2.Cuci velg dan ban, bersamaan dengan cuci bodi Tiap minggu
3.Semir ban, bersamaan dengan dan dilakukan setelah cuci bodi 1-2 minggu
4.Bersihkan kaca luar dan dalam Tiap minggu
5.Bersihkan kaca plastik untuk mobil convertible Tiap minggu
Keterangan:
Anda tidak harus terpaku oleh jadwal yang saya buat ini. Jadwal ini hanyalah ilustrasi yang memberikan
gambaran/ide frekuensi untuk suatu proses. Sesuaikan jadwal diatas dengan kondisi mobil Anda dan
frekuensi pemakaiannya.
Produk dan Prosedur
Langkah 1
Washing(Mencuci)
Sampo mobil:
1. Meguiar’s NXT Generation Wash Gel
2. Atau Meguiar’s Gold Glass Shampoo & Sonditioner
Tools/Peralatan:
1. Mencuci
a. 1 pc Natural sea sponge
b. Atau 1 pc Turtle wax wool mitten
c. 1 pc Spon UNIX untuk velg saja
d. 2 pcs ember untuk bodi
e. 1 pc ember untuk velg
f. Selang
g. Jet cleaner/washer (optional).
h. 1 pc Sikat yang kasarnya sedang untuk velg
i. 1 pc Kuas 1 inch, untuk aplikasi pembersih velg
j. 2 pcs home made grit guard ala Irsan
k. 1 pc Bangku
2. Mengeringkan
a. 1 atau 2 pcs lap microfiber waffle weave
b. Atau 1 pc Lap chamois Cuci
c. Blower vakum atau kompressor angin (optional)
d. 1 atau 2 pcs lap microfiber waffle weave untuk kaca
e. 1 pc lap katun bekas untuk ban
Pembersih velg (bersihkan debu kampas rem dan aspal):
1. Meguiar’s Gold Class Instant Wheel Cleaner
2. Atau Meguiar’s Hot Rims All Wheel Cleaner
Pembersih ban:
1. All Purpose Cleaner (303 Cleaner & Spot Remover)
2. Atau Meguiar’s NXT Generation Tire Cleaner
Semir ban:
1. Meguiar’s Gold Class Endurance
2. Atau Meguiar’s Gold Class Endurance High Gloss (lihat bag.
Appendices)
3. Atau Armor All Extrerime Tire Shine Gel
4. Silikon emulsi dan sprayer
Pembersih kaca:
1. Meguiar’s NXT Generation Glass Cleaner
Keterangan: Produk-produk yang diatas adalah produk yang pernah saya pakai secara pribadi,
sehingga kualitasnya saya ketahui dengan pasti. Jika Anda ingin menggunakan produk lain karena alasan
tertentu, tidak masalah, asalkan prinsip dasarnya masih sama. Tiap produk memiliki keunggulannya
masing-masing, jadi jika Anda tertarik untuk mencoba produk lain, maka silakan saja, jangan terpaku
pada produk/merk yang saya rekomendasikan. Saran saya, sebaiknya sebelum mencoba suatu produk,
coba cari terlebih dahulu referensi dari pihak lain atau melalui situs Google. Selain untuk cuci mata, Anda
dapat juga dapat mencari ulasan mengenai produk tersebut.
Penting: Sebelum mulai mencuci atau melakukan perawatan mobil lainnya, saya
anjurkan untuk melepas cincin atau benda lain yang Anda kenakan, sebab dapat
menggores atau mengait salah satu bagian mobil secara tidak sengaja. Atau,
Anda bisa menutupi cincin yang sedang Anda kenakan terlebih dahulu dengan
lakban. Usahakan agar Anda tidak memakai baju, celana, atau alas kaki yang
bagian-bagiannya mungkin saja secara tidak sengaja menggores mobil, seperti
kancing logam dari celana jeans dan lain sebagainya.
Jika Anda melakukan proses mencuci mobil dengan benar, rajin, dan tepat pada waktunya, maka
Anda dapat dikatakan telah mengeliminasi 70% dari kecacatan cat yang dapat ditimbulkan oleh karena
proses mencuci yang salah dan frekuensi perawatan yang kurang. Dua hal yang tidak bisa dikontrol
adalah kondisi/iklim daerah di mana kita mengendarai mobil tersebut, karena polusi serta debu, dan
pengaruh cuaca seperti hujan atau terik matahari. Selain kondisi mobil itu sendiri, polusi dan cuaca
sangat berpengaruh terhadap seberapa cepat kondisi permukaan cat menjadi kusam/rusak. Jadi,
sebenarnya tahap pencegahan dimulai dari langkah mencuci mobil. Langkah 1 – mencuci mobil ini adalah
salah satu proses pencegahan yang paling penting. Jadi pelajarilah dan lakukanlah.
Dalam panduan ini saya akan menjelaskan proses mencuci seperti apakah mencuci yang benar.
Saya pernah membaca di salah satu edisi Majalah Auto Bild (edisi ke berapa tepatnya saya lupa)
mengenai penjelasan proses mencuci tetapi sayang sekali, secara garis besar isi artikel tersebut kurang
berbobot dan kurang baik. Pada edisi itu hanya dijelaskan mencuci mobil secara umum, jadi tidak
menjelaskan bagaimana mencuci supaya sekecil mungkin tidak membuat goresan halus – swirl dan
tentunya hal-hal detil seperti ini hanya diinginkan oleh seorang pemilik mobil yang antusias.
Jadi saya akan jelaskan bagaimana proses yang lebih baik. Saya akan selalu menjelaskan
prinsip dasar (basic principle) dari setiap proses yang akan saya jelaskan dalam panduan ini.
Untuk lebih jelasnya lagi, yang akan saya jelaskan ini bukan hanya sekedar memberi tahu Anda
bahwa 2 + 2 = 4, tetapi MENGAPA 2 + 2 itu sama dengan 4. Ini berguna untuk memberikan Anda
fleksibilitas, contohnya, proses mencuci tidak harus step by step 1, 2, 3, PERSIS seperti urutan yang saya
jelaskan; tetapi jika Anda sudah mengerti proses dasarnya, Anda bisa lakukan 1, lalu 3, lalu 2,
asalkan….prinsip dasarnya tetap sama. Masih bingung? Kalau ya, tak apa, karena setelah memasuki
penjelasan nanti Anda pasti mengerti. Agar tak terlampau bertele-tele, mari kita mulai penjelasannya.
Satu lagi yang juga harus saya ingatkan, kekurangan mencuci mobil di rumah adalah
ketidakbisaan Anda untukk membersihkan bagian kolong mobil, apalagi sebagian besar pemilik mobil
tidak memiliki jet washer/cleaner dan kompressor/blower untuk mengeringkan sela-sela, sehingga
mengakibatkan kerak yang cepat menumpuk. Pada proses mencuci yang akan saya jelaskan sebentar
lagi, garis besarnya sama dengan yang seperti Anda biasa lakukan, tetapi akan saya tambahkan
beberapa hal lagi untuk membuatnya bahkan lebih baik. Sesuaikanlah dengan kondisi anda, jangan
terpaku pada panduan ini, silahkan berkreasi.
Memilih Sampo Mobil
Proses pencucian mobil berguna untuk menghilangkan debu dan kotoran-kotoran yang belum
menempel ke permukaan. Ingat kata kuncinya: BELUM. Karena kita lebih sering mencuci mobil daripada
langkah yang lain, penting sekali untuk menggunakan kombinasi peralatan dan teknik yang benar. Untuk
pemilihan sampo mobil, pilihlah sampo mobil yang diformulasikan secara khusus untuk lapisan clear coat
(varnish) yang sering digunakan masa kini. Hindari penggunaan cairan deterjen, sabun cuci piring, dan
sabun colek karena bahan-bahan tersebut akan membuat kusam cat secara prematur dan membuat
kering karet eksterior mobil Anda. Ini disebabkan karena bahan-bahan tersebut mengandung zat yang
mempunyai PH terlalu tinggi. Bayangkan saja, bila deterjen bisa membuat tangan gatal dan panas pada
pemilik kulit sensitif, bagaimana jika kita mencuci mobil dengan deterjen terus menurus? Tetapi
sebaliknya, jika kita menggunakan sampo atau sabun bayi, terasa jauh lebih lembut, bukan? Tetapi
sayangnya, menurut saya sampo/sabun bayi terlalu mild untuk mencuci mobil.
Kita juga masih sering berpikiran bahwa semakin banyak busa yang dihasilkan sabun, berarti
semakin bersih, tetapi hal ini tidak benar. Yang penting justru bagaimana sampo mobil tersebut bekerja.
Sampo mobil yang baik harus memiliki daya membersihkan yang baik, yaitu untuk mengikat kotoran,
membersihkan sisa-sisa serangga yang menempel pada kap mesin dan lampu, getah pohon, debu,
lumpur yang menempel yang tercampur dengan aspal/oli, dan kotoran lainnya. Tetapi di samping itu
sampo mobil pun tidak boleh terlalu kuat karena dapat menghilangkan wax dan sealant dari permukaan
cat sekaligus dalam sekali cuci.
Semua produk sampo mobil Meguiar’s diformulasikan untuk membersihkan tanpa menghilangkan
lapisan wax pelindung, membuat kusam cat atau membuat lapisannya menjadi kering. Semua produk
sampo mobil Meguiar’s juga mengandung bahan khusus yang dapat membuat lapisan cat menjadi licin
dan mengkilat. Ada juga sampo Meguiar’s, NXT Generation Wash Gel, yang mengandung water softener
yang berguna untuk mengurangi zat kapur di dalam air (Boleh dibilang promosi, tapi asal tahu saja, saya
sama sekali tidak dibayar Meguiar’s. Saya pemakai setia produk tersebut sehingga mengerti
karakteristiknya).
Kesimpulannya, sampo mobil yang berkualitas baik adalah yang:
1. Memiliki daya membersihkan yang baik.
2. Memiliki daya lubrikasi yang baik (Dalam Bahasa Sunda, ’leueur’).
3. Tidak menghilangkan wax/sealant dalam sekali cuci.
Perlu Anda ketahui bahwa banyak sampo mobil yang mengklaim tidak menghilangkan
wax/sealant. Pada kenyataannya, menurut pengalaman saya, sedikit atau banyak
pasti sampo akan menghilangkan wax/sealant, tetapi dengan kadar yang berbedabeda.
4. Mengkilapkan, atau biasanya disebut brightening agent.
5. Mengandung water softener (optional, tidak harus ada)
6. Kadar pH 7, tidak bersifat korosif.
Bagaimana cara mengetahui bahwa sampo mobil yang saya miliki adalah sampo
mobil yang berkualitas baik?
Gunakan checklist di atas sebagai acuan, jadi setiap kali Anda mencuci mobil dengan kondisi
kotor mobil yang berbeda….catat atau ingat-ingat hasilnya pada saat proses dan setelah selesai
mencuci mobil. Lakukan berulang-ulang pada setiap kesempatan mencuci mobil, sampai anda
mempunyai kesimpulan sendiri. Misalnya sampo merk X yang Anda miliki untuk kondisi mobil
berdebu, apakah bisa membersihkan permukaan hanya sekali sapuan saja, atau harus sedikit
digosok, apakah cukup licin, dan jika mobil Anda telah di-wax, apakah wax-nya masih terasa,
atau apakah mobil Anda lebih mengkilap setelah dicuci. Jika sampo merk X tersebut telah
memenuhi kriteria di atas, maka selamat, Anda bisa “repeat order” sampo merk X tersebut. Tapi
jika Anda adalah tipe orang yang senang mencoba-coba seperti saya, Anda bisa membeli merk
lain yang Anda inginkan berdasarkan pengalaman teman, rekomendasi internet, atau referensi
orang lain.
Kondisi Air yang Digunakan
Satu hal lagi yang penting diketahui sebelum kita memulai tahap mencuci mobil adalah kondisi
air di rumah kita. Syarat air yang layak digunakan untuk mencuci mobil hanya dua; yaitu bening dan
tidak berbau. Terdengar seperti syarat air minum? Benar sekali, kecuali airnya tidak perlu dimasak atau
melalui RO dan sebagainya. Jika memungkinkan, memang sebaiknya hanya menggunakan air yang
mengandung seminimal mungkin kadar logam dan zat kapur, bahkan sangat minimal. Air yang
berkualitas baik sangat menentukan kondisi mobil Anda dalam jangka panjang. Contoh akibat
penggunaan air berkualitas buruk adalah terjadinya penumpukkan partikel-partikel/kerak pada bagian
sela-sela emblem, dan ini akan sangat sulit dibersihkan dengan sempurna. Terutama jika partikel/kerak
tersebut sudah terlalu menumpuk dan mengeras/mengkristal (lihat foto).
Catatan: hard water: natrium dan kalsium yang jika menumpuk dapat
menyebabkan lime deposits atau dalam di cat mobil sering ditemui dalam bentuk water
spots/deposits atau jamur. Jika Anda pernah mengganti keran air Anda yang sudah tua
dan melihat bagian dalamnya, maka akan terlihat kerak tebal atau lime deposits yang
merupakan penumpukan Natrium dan Magnesium serta logam-logam lain, hal yang sama
juga dapat menimpa cat mobil Anda walaupun dalam intensitas yang lebih sedikit.
Membersihkan kerak seperti ini membutuhkan obat yang abrasif dan korosif atau zat asam yang
biasanya lebih kuat dari cuka, yang efeknya dapat memperbesar resiko kerusakan jika tidak dilakukan
dengan benar. Pada kenyataannya, air yang sangat ideal itu memang tidak ada, kecuali Anda mau
mencuci mobil dengan air aquadest yang dijual dalam galon. Jadi usaha maksimal yang dapat Anda
lakukan adalah dengan menggunakan air sumur bor/PDAM yang difilter. Anda dapat menggunakan filterfilter
air untuk rumah tangga yang sekarang banyak dijual di pasaran. Keuntungan lain menggunakan
filter adalah air di rumah Anda pun akan menjadi lebih baik karena air yang keluar dari toren air akan
melewati filter terlebih dahulu sebelum dialirkan ke dalam rumah.
Proses mencuci mobil
“Prinsip dasar mencuci mobil adalah dari velg dan ban, lalu dari atas ke bawah”
Proses mencuci mobil dimulai dari velg dan ban. Lalu dilanjutkan ke bagian atas bodi mobil dan
lalu ke samping. Pada saat Anda mencuci bagian samping pun, tetap gunakan prinsip dari atas ke bawah.
Mengapa? Supaya lebih efisien, dan Anda tidak membersihkan dua kali karena kotoran dari bawah
tersemprot/terciprat ke atas, dan juga tidak memindahkan kotoran dari bawah ke atas. Anda dapat
membersihkan bagian ruang mesin sekalian jika diperlukan.
Velg dan ban
Sebelum Anda menyemprot mobil dengan air, pertama-tama yang harus Anda lakukan adalah
melihat kondisi velg, apakah kotor dan membutuhkan pembersih velg. Pembersih velg berguna untuk
membersihkan velg dari serbuk-serbuk atau debu-debu dari kampas rem (dalam Bahasa Inggris, brake
dust). Hal yang perlu diperhatikan di sini adalah pembersih velg merupakan zat asam (lihat foto
dibawah). Zat asam memiliki daya membersihkan yang baik untuk jenis kotoran tertentu dan biasanya
pembersih velg memiliki PH sangat rendah (sangat asam).
Jika pembersih ini dibubuhkan langsung pada velg tertentu yang kering, mungkin dapat merusak
atau membuat noda pada velg tersebut. Atau, seperti pada foto di bawah, velg dapat berubah warna.
Jadi, sebaiknya, ikuti selalu petunjuk yang diberikan di botol kemasan cairan pembersih tersebut. Untuk
lebih memastikan keamanan velg Anda, sebaiknya hanya semprotkan pembersih ketika velg dalam
keadaan basah.
Bila Anda baru coba-coba atau belum terbiasa menggunakan pembersih velg, pastikan velg
berada dalam kondisi dingin, lalul semprot velg dengan air supaya debu dan kotoran turun dan larut.
Setelah itu, baru semprotkan pembersih velg dan ratakan menggunakan kuas. Tunggu 15-30 detik lalu
bilas dengan air. Lakukan satu per satu, jangan ingin cepat selesai sehingga Anda langsung
melakukannya pada keempat ban.
Mengapa hal ini harus dilakukan pada saat velg basah? Ini supaya tingkat keasaman pembersih
velg berkurang dan resiko kerusakan pun menjadi lebih kecil. Memang, konsekuensinya adalah daya
bersihnya jadi berkurang. Bagi Anda yang lebih mahir dan sudah biasa menggunakan pembersih ini,
Anda dapat menyemprotkan pembersih velg pada saat kondisi velg dingin dan tentunya bersih dari
lumpur, lalu selanjunya bisa mengikuti langkah di atas.
Frekuensi penggunaan pembersih velg cukup 1-3 bulan sekali saja, tergantung pada kondisi
mobil Anda. Jika mobil tersebut dipakai settiap hari dan sering ke luar kota, perawatannya pasti berbeda
dengan mobil yang hanya dipakai berjalan-jalan di Malam Minggu saja.
Pembersih velg – PH +- 3 Salah satu kemungkinan yang dapat terjadi
Photo tahap pengerjaan membersihkan velg menggunakan obat pembersih velg:
1. Semprot dengan air supaya kotoran turun. 2. Semprot dan ratakan cairan pembersih velg
3. Tunggu 15-30 detik. 4. Bilas dengan air lalu cek apakah sudah bersih.
Penting: Pembersih velg adalah cairan yang keras. Gunakan dengan hati-hati dan
tidak berlebihan, hindari kontak dengan kulit karena akan mengakibatkan gatalgatal.
Selalu baca terlebih dahulu aturan pakainya, sebab ada bagian-bagian dari
tipe-tipe velg tertentu yang tidak boleh menggunakan pembersih velg. Contohnya
tipe anodized.
Tips:
• Jangan biarkan cairan pembersih velg diam/bekerja di atas permukaan velg terlalu lama,
karena dapat membuat velg kusam, meninggalkan noda yang sulit dibersihkan atau
bahkan permanen. Ini dapat terjadi karena cairan pembersih velg adalah cairan dengan
tingkat pH yang rendah (sangat asam) dan korosif, yang berguna untuk menghilangkan
kotoran non-organik seperti debu kampas rem dan kotoran-kotoran yang sulit
dibersihkan.
• Jika Anda kuatir bahwa pembersih velg tersebut terlalu keras, maka Anda dapat
membubuhkannya ketika velg dalam keadaan setengah basah (setelah dibilas dengan
air), sehingga mengurangi kekuatan asam pembersih. Lakukan uji coba terlebih dahulu
pada sebagian kecil velg.
• Jika Anda mempunyai karpet kaki dari karet atau plastik, cuci dan gantung untuk
diangin-anginkan terlebih dahulu sebelum Anda mulai membersihkan velg dan ban. Jadi
sambil menunggu karpetnya kering, anda dapat melakukan proses cuci mobil dan begitu
mobilnya selesai dikeringkan, karpet kaki tersebut sudah kering dan bisa langsung
dikembalikan.
• Jika Anda menggunakan after market velg atau mengganti velg dengan yang mempunyai
jari-jari atau bentuk yang sulit dibersihkan oleh tangan atau busa, gunakan sikat-sikat
yang sesuai.
Jika kondisi velg Anda masih relatif bersih dari debu kampas rem atau ketika belum saatnya
menggunakan pembersih velg lagi, Anda cukup menggunakan campuran sampo mobil dan air, seperti
halnya mencuci mobil. Caranya, basahkan velg dengan selang atau siram dengan air, lalu gunakan spon
yang bersih dari pasir-pasir halus, atau kuas jika perlu, untuk meratakan sampo mobil. Setelah itu bilas,
dan ulangi lagi pada velg berikutnya.
Dinding ban juga dapat dibersihkan bersamaan dengan salah satu tahap di atas. Jadi ketika
membasahi velg dengan air, basahi juga bagian bannya lalu bersihkan velg sesuai dengan tahap di atas.
Pada saat Anda harus menunggu pembersih velg bekerja pada permukaan velg (selama 15-30 detik),
Anda dapat menyikat bagian ban. Setelah selesai, bilas ban dan velgnya bersamaan, dan ingat gunakan
prinsip dasar lagi: dari atas ke bawah. Kalau masih kotor juga, ulangi lagi prosesnya. Bila ban terlalu
kotor, misalnya berlumpur coklat, gunakan all purpose cleaner dalam ban keadaan kering/basah. Biarkan
1-2 menit lalu sikat bannya dan setelah itu baru bilas. Kalau boleh sedikit berperibahasa, ini namanya
satu batu untuk membunuh dua burung!
1. Basahi ban dan velg, sedapat mungkin debu dan kotoran turun.2. Ratakan sampo mobil ke velg. Jangan terlalu menekan.3. Lalu sikat ban, menggunakan sampo mobil juga4. Ulangi ke semua ban. Lalu bilas dengan air.
Sebelum memulai permukaan bodi
Langkah strategis sebelum memulai mencuci mobil ialah dengan menghilangkan kotoran-kotoran berat
yang sulit dihilangkan, seperti lumpur kering, kotoran burung, dan getah pohon (lihat foto di bawah).
Cara termudah untuk membersihkannya ialah dengan menyemprotkan air menggunakan jet
cleaner/washer, jika Anda memilikinya. Jika Anda tidak memiliki jet cleaner, Anda dapat menggunakan
selang yang dilengkapi dengan kepala selang yang mempunyai beberapa variasi tekanan. Pilihlah yang
memiliki tekanan paling kuat. Jika kotoran masih juga membandel, gunakan trik berikut:
1. Campurkan sampo mobil dan air dengan perbadingan 1:10 lalu masukkan ke dalam sprayer.
Anda juga dapat menggunakan cairan yang lebih kuat seperti all purpose cleaner 1:10 atau
bahkan 1:4. Jika menggunakan 1:4 jangan biarkan cairan menempel pada permukaan mobil
terlalu lama, sebab lebih dari 1 menit dapat mengakibatkan cat kusam.
2. Semprotkan cairan tersebut ke bagian yang membandel.
3. Tunggu selama beberapa menit supaya cairan tersebut bekerja melunakkan kotoran membandel.
Lalu bilas dengan air bertekanan tinggi. Jika noda masih membandel, ulangi dari langkah 2
beberapa kali.
Untuk menghilangkan getah pohon dan serangga yang mati, gunakan Bug and Tar Remover atau minyak
tanah untuk melarutkannya.
Jika Anda tidak memiliki sprayer, Anda dapat melakukan hal berikut:
Jika pada langkah di atas, Anda akan memerlukan sprayer. Tapi dengan cara yang berikut ini,
Anda hanya perlu memercikkan cairan campuran tadi pada kotoran yang membandel dan
membiarkkanya bekerja beberapa menit lalu membilasnya.
Langkah ini penting dilakukan agar pada langkah berikutnya, yaitu tahap mencuci dan meratakan
sampo ke mobil, Anda tidak perlu susah payah menggosok ekstra keras bagian kotor yang membandel,
yang akhirnya dapat membuat goresan halus yang baru. Tetapi jika kondisi mobil Anda kelewat kotor
oleh bekas lumpur kering, sebaiknya Anda membawa mobil Anda ke tempat cuci mobil supaya dapat
dibersihkan dengan jet cleaner/washer.
Anda bisa saja men-skip tahap ini, tetapi ada resiko yang mungkin muncul, seperti Anda harus
menggosok lebih kuat untuk membersihkan bagian-bagian yang kelewat kotor tersebut sehingga dapat
mengakibatkan goresan-goresan halus.

cara berhemat bahan bakar

riscon.com
Akselerasi Lembut



Mulailah mengemudi lebih lambat, dengan akselerasi lembut dan mengerem pelan-pelan. Semakin ngebut, semakin banyak bahan bakar yang dibutuhkan. Sekaligus memperbesar resiko. Pilihlah rute dengan sedikit kemungkinan macet. Manfaatkan siaran radio untuk itu. Penggunaan AC dan beban yang berlebihan memaksa mesin bekerja keras. Maka konsumsi bahan bakar juga meningkat.

Penelitian di AS, kecepatan yang direkomendasikan adalah 55 mil/jam (89km/jam) di jalan tol. Usahakan mengemudi dengan kecepatan konstan. Manfaatkan cruise control untuk perjalanan jauh.
Kenali Takanan Ban


Kapan terakhir kali anda memeriksa tekanan angin ban (TAB)? Umumnya hanya diperiksa ketika laju kendaraan terganggu. Bila TAB kurang, kerja mesin akan semakin berat, pemakaian bahan bakar otomatis meningkat. Artinya semakin sering antri dipom bensin.

Untuk menentukan TAB optimum, caranya gampang. Sebelumnya siapkan dulu alat pengukur tekanan ban yang berkualitas, kertas dan pen. Serta cara mengukur TAB yang tepat. Langkah pertama, periksa tekanan angin ban sebelum mobil dipakai. Catat hasilnya sebagai hasil pengukuran TAB dingin. Ulangi pemeriksaan pada saat mobil sudah dipakai sebagai pengukuran TAB panas. Biasanya TAB panas sedikit lebih tinggi dari TAB dingin. Namun TAB dingin-lah yang lebih akurat. Lakukan pengukuran pada seluruh ban. Spesifikasi TAB yang di keluarkan produsen ban mewakili TAB dingin ini.

Perakit mobil merekomendasikan tekanan angin yang berbeda untuk ban depan dan belakang. Sebaiknya anda lebih memperhatikan rekomendasi ini daripada angka yang tercetak di sisi luar ban untuk menentukan TAB mobil anda. Bandingkan TAB dingin dengan rekomendasi perakit mobil. Bila berbeda, maka anda harus menyesuaikannya.

Misalkan TAB dingin 32 Psi, sementara rekomendasi perakit mobil 35 psi, berarti 3 Psi yang harus ditambah. Jika, TAB panas 34 Psi, maka tambahlah tekanan angin ban hingga 37 Psi. Sebaliknya, bila TAB dingin lebih tinggi dibandingkan rekomendasi perakit, buang tekanan angin sesuai dengan selisihnya. Proses ini juga menggunakan patokan TAB panas. Bila selisih antara TAB dingin dan rekomendasi sudah diketahui, misalkan 2 Psi, dan TAB panas diketahui 38 Psi, maka kurangi TAB hingga tersisa 36 Psi
Patuhi Pola Perawatan Rutin


Kebanyakan mobil keluaran terakhir telah menggunakan teknologi canggih seperti pengapian elektornik yang perawatannya lebih sederhana. Namun tetap ada komponen yang butuh perhatian seperti mengganti filter udara secara periodik.

Mengatur kembali timing pengapian. Membersihkan busi, dan pastikan fungsi pengapian berjalan baik. Adanya lobang pada muffler atau di pipa knalpot akan memboroskan bahan bakar, berisik dan berbau busuk.